Wujud Syukur Hasil Panen, Masyarakat Desa Sambora Gelar Tradisi Sedekah Bumi

  • Bagikan
Bupati Mempawah Erlina bersama masyarakat Desa Sambora saat kegiatan Tasyakuran Sedekah Bumi. Foto FB WonderfulMempawah

TERAS MEMPAWAH – Kabupaten Mempawah memiliki beragam budaya dan adat istiadat yang bisa menjadi daya tarik wisata. Ada budaya Robo’-Robo’, Cap Go Meh, Karapan Sapi, Naik Dango, dan Sedekah Bumi.

Khusus Sedekah Bumi, masyarakat Jawa di Desa Sambora, Kecamatan Toho, melaksanakan tasyakuran agenda tersebut sebagai wujud syukur atas hasil panen kepada Sang Pencipta, Selasa 23 Agustus 2022.

Baca juga : Waspada Cacar Monyet, Bupati Sanggau Perintahkan Dinkes Gelar Operasi

Turut hadir Bupati Mempawah Erlina, Kepala Dinas Dikporapar Mempawah El Zuratnam, Camat Toho Ferdinanda bersama Forkopimcam, Anggota DPRD Mempawah, serta tokoh masyarakat.

Pelaksanaan Sedekah Bumi diawali dengan pawai membawa hasil bumi yang berisi buah-buahan dan sayuran yang dikemas dalam bentuk Gunungan, menuju Lapangan Sepakbola Sambora, tempat lokasi kegiatan.

Usai pembacaan doa, Gunungan buah-buahan dan sayuran tersebut sesuai tradisi kemudian diperebutkan warga dengan penuh suka cita, hingga ludes tak tersisa.

Baca Juga : Antrian Truk di SPBU Marak, Polres Mempawah Amankan Penimbun Solar Bersubsidi

Bupati Mempawah, Erlina memberikan apresiasi terhadap penyelenggaran tradisi turun menurun oleh masyarakat Jawa di Desa Sambora, Kecamatan Toho.

Ia mengatakan Sedekah Bumi merupakan simbol rasa syukur terhadap Tuhan atas rezeki melalui bumi berupa segala bentuk hasil panen yang didapatkan masyarakat.

  • Bagikan