Tiga Petani Bertikai, Satu Tewas Dibacok Parang

  • Bagikan
Kasat Reskrim Polres Mempawah, Iptu Wendi Sulistiono saat menggelar press release pengungkapan kasus pembunuhan di Desa Wajok Hulu, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah. Foto Fisa Aprianta

TERAS MEMPAWAH – Pertikaian berlatarbelakang penggarapan lahan, berujung petaka bagi pria berinisial MTS asal Desa Wajok Hulu, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Nyawanya dihabisi menggunakan sebilah parang oleh dua orang terduga pelaku yang notabenenya masih tetangga korban berinisial SPS dan HKS usai cekcok dirumah tersangka HKS, Selasa 20 September 2022.

Baca juga : Dua PPK di Kemendag Jadi Tersangka, Ini Kasusnya

Tim gabungan kepolisian akhirnya berhasil mengungkap kasus pembunuhan sesama petani yang menggemparkan Desa Wajok Hulu, tiga jam kemudian. Ada tiga orang yang berhasil diamankan.

Usai melakukan serangkaian pemeriksaan dan olah TKP di Jalan Sungai Selamat Desa Wajok Hulu, dua orang akhirnya ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan satu lagi berstatus saksi.

Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, melalui Kasatreskrim Iptu Wendi Sulistiono, dalam keterangan persnya di Mapolres Mempawah, Kamis 22 September 2022, membenarkan pengungkapan kasus pembunuhan tersebut.

Kasat menceritakan peristiwa pembunuhan yang terjadi di Jalan Sungai Selamat Dalam ini berawal dari permasalahan lama soal tanah garapan.

Usut punya usut, korban MTS selama tiga tahun terakhir telah mempermasalahkan sebidang tanah yang digarap tersangka SPS dan HKS.

  • Bagikan